Doa Seorang Prajurit bagi putranya
Januari 1, 2009
Tuhanku,,,
Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala ia lemah. Dan cukup berani untuk mengahadapi dirinya sendiri manakala ia takut. Manusia yang memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan,rendah hati dab jujur dalam kemenangan.
Bentuklah putraku menjadi seseorang yang kuat dan mengerti bahwa mengetahui serta mengenal diri sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang benar.
Tuhanku,janganlah putrak kau bimbing pada jalan yang mudah dan lunak.Biarlah kau bawa dia kedalam gelombang dan desak kesulitan tantangan hidup. Bimbinglah putraku,supaya dia mampu tegak berdiri ditengah badai,serta berwelas asih kepada mereka yang jatuh.
Bentuklah putraku,menjadi manusia berhati bening dengan cita-cita setinggi langit. Seorang manusa yang sanggup memimpin dirinya sendiri,sebelum memimpin orang lain.
Seorang manusia yang mampu meraih hari depan tapi tak melupakan masa lampau. dan setelah segala menjadi miliknya semoga putraku dilengkapi dengan hati yang ringan untuk bergembira serta selalu bersungguh-sungguh namun jangan sekali-sekali berlebihan.
Berikan kepadanya kerendahan hati,kesederhanaan san keagungan yang hakiki,pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan yang sebnarnya sehingga aku,orang tuanya,akan berani berkata : “hidupku tidak lah sia-sia”
(Douglas Mac Arthur – ditulis pada masa-masa paling sulit diawal perang Pasific).
