PS3, Wii, dan XBox Mengandung Racun!!!
Juni 2, 2008
Dari Kompas.com_Menurut Greenpeace:Tiga mesin video game paling populer saat ini mengandung bahan beracun yang berbahaya bagi tubuh manusia. Hasil tes yang dilakukan Greenpeace menunjukkan bahwa Sony Play Station 3, Nintendo Wii, maupun Microsoft XBox 360 masih mengandung polivinil klorida, phtalate, beryllium, dan bromine. Zat-zat kimia tersebut dapat menyebabkan gangguan otak dan mengganggu pertumbuhan organ seksual.
Ternyata mainan zaman dulu lebih banyak mengajarkan kita banyak hal yang MENYEHATKAN!!! Ayo kita kembali bermain Dampu,,,Petak Umpet,,Gobak Sodor,,etc,,hehehe

Juni 6, 2008 at 9:17 am
klo maen PC ada efeknya g y..
jangan-jangan di keyboard ma mouse jg ada bahan gituannyal..
Juni 6, 2008 at 11:53 am
Nice Story, Bro! tetap semangat!
Kira-kira bagaimana kita bisa terpapar berbagai racun tersebut dan kemudian teracuni? Atau racunnya bagi lingkungan baru kita kena ketika lingkungan terkontaminasi?
Juni 19, 2008 at 7:25 am
Assalamualaikum,,
punten baru bisa bales,,
Sebenarnya bukan permainan ato vendor gamenya yang bermasalah tapi dari material penyusunnya itu sendiri,,,
Rata-rata seseotrang bermain game dalam kurun waktu yang lama,hal itu membuat suhu Peralatan Game menjadi terus meningkat dan itu lah sumber pokok permasalahnya. Dengan suhu yang panas ini lah menyebabkan unsur-unsur yang “katanya” POLIMER berubah menjadi MONOMER ,sehingga mudah mengalami migrasi kedalam tubuh manusia.(Mungkin melalui udara yang terhirup)…
Kira-kira seperti itu,,,
Oleh Karena itu kita semua harus mengecek setiap benda yang mengandung unsur berbahaya tersebut,,jangan sampai hal ini berdampak pada keluarga kita,, Karena kita sudah tahu,,
Juni 23, 2008 at 12:05 pm
OOOOO gitu. jadi semacam di barang elektronik ketika kita lama pakainya ada sedikit bau itu kali ya. wah kalo gitu waktunya beli masker oksigen, untuk dipake ketika bermain barang elektronik. Betapa repotnya … zaman makin canggih, maka tubuh semakin rawan. Inikah kemajuan zaman? (renungan lho … buakn untuk dijawab)